(Zahara Almira Ramadhan)

Halo, Sobat Atourin! Pada kesempatan kali ini, Atourin ingin membahas salah satu jenis alat musik tradisional Indonesia, yaitu gamelan. Kamu pasti merasa familiar dengan nama alat musik yang satu ini. Tapi, apakah kamu pernah mendengar juga kisah-kisah mistis di balik nama gamelan? Duduk yang manis ya, biar Atourin yang menceritakan!

Gamelan merupakan alat musik ansambel atau serangkaian alat musik yang dimainkan secara bersamaan. Seni suara dari alat musik gamelan sendiri disebut sebagai karawitan. Gamelan tidak hanya berasal dari Jawa, tetapi juga Bali dan Sunda. Gamelan Jawa terdiri dari gendang, gong, rebab, bonang, gambang, demung, saron, slenthem, dan beberapa jenis alat musik lainnya. Gamelan Bali terdiri dari alat-alat musik yang kurang lebih sama dengan gamelan Jawa, tetapi dengan ukuran yang lebih kecil, suara yang lebih nyaring, dan alat pukul yang lebih ringan. Sedangkan, gamelan Sunda biasanya menonjolkan permainan rebab dan suling.

Apakah kamu pernah tiba-tiba mendengar suara gamelan saat tengah malam? Kalau tidak pernah, pasti setidaknya kamu pernah mendengar cerita serupa dari orang lain yang merasakan pengalaman tersebut. 

Gamelan memang erat kaitannya dengan hal mistis. Kemistisan gamelan dimulai dari pertama kali alat-alat musiknya dibuat. Dilansir dari suara.com, seorang perajin gamelan Jawa sering mendengar gamelan buatannya, terutama gong dan kendang, berbunyi sendiri setelah selesai dibuat. Bunyi yang dihasilkan pun merupakan bunyi yang harmonis, bukan bunyi asal-asalan. Dan hal tersebut terjadi tanpa memandang waktu— bisa malam hari maupun siang hari. Katanya, dulu sang perajin dan kakeknya biasa menjalani tradisi ritual terlebih dahulu sebelum gamelan tersebut pindah ke tangan pemilik yang baru. Namun, tradisi ritual tersebut sudah berkurang akhir-akhir ini karena pembeli meminta pengerjaan yang cepat.

Selain perajin gamelan, banyak juga orang-orang yang sering mendengar bunyi gamelan di tempat-tempat dan waktu tertentu. Berikut ada beberapa destinasi wisata yang memiliki kaitan dengan bunyi gamelan sebagai pertanda mistis di tempat tersebut. Siap-siap merinding ya, Sobat Atourin!

Yogyakarta

Yogyakarta merupakan salah satu kota yang terkenal dengan suara gamelan kasat mata. Pendatang baru atau pengunjung lebih rentan mendengar suara gamelan saat malam hari. Beberapa orang mengaku mendengar suara gamelan dan tidak dapat menemukan sumber suaranya saat mengunjungi Jogja. Konon, suara gamelan tersebut merupakan tanda sambutan dari “penghuni” Jogja, dan siapapun yang mendengarnya akan selalu kembali ke Jogja.

Lokananta

Lokananta adalah perusahaan rekaman musik (label) yang terletak di Solo. Dilansir melalui Lokadata, nama Lokananta sendiri diambil dari bahasa Sansekerta yang berarti “gamelan di kayangan yang berbunyi tanpa penabuh”. Lokananta didirikan pada tahun 1956, yang awalnya berfungsi sebagai penyuplai bahan siaran RRI. Tiga tahun kemudian, Lokananta juga melayani para musisi yang ingin merekam lagunya. Saat ini, Lokananta menjadi satu-satunya perusahaan label rekaman milik negara. 

Lokananta menyimpan seperangkat gamelan yang biasa digunakan untuk mengiringi musik karawitan. Gamelan tersebut bernama “Sri Kuncoro Mulyo”. Gamelan ini dibuat pada jaman Pangeran Diponegoro, dan sempat dimiliki oleh seorang raden keturunan Keraton Yogyakarta pada tahun 1920. Pada tahun 1984, gamelan tersebut dipindahtangankan ke Lokananta untuk dirawat. Menurut petugas penjaga Lokananta, gamelan Lokananta dapat berbunyi sendiri tanpa ada pemainnya. Ia pernah mendengar alunan indah dari ruangan gamelan saat tengah malam. Tetapi saat dicek, tidak ada yang memainkan gamelan tersebut dan suaranya lenyap begitu saja.

Rumah Soeharto

Sesuai dengan namanya, Rumah Soeharto merupakan rumah presiden kedua Indonesia, yang terletak di Ndalem Kalitan, Solo. Wah, ternyata Solo lagi yang mempunyai kisah mistis gamelan. Bangunan Rumah Soeharto berusia 130 tahun dan sudah lama tidak dihuni, namun masih dijaga dan dirawat oleh beberapa petugas. Rumah ini memiliki aura mistis yang kental dan terkenal. Salah satunya dapat dirasakan di ruangan gamelan.

Rumah Soeharto mempunyai seperangkat gamelan yang berada di ruangan depan. Dilansir dari sonora.id, petugas penjaga rumah tersebut sering mendengar gamelan tersebut berbunyi dengan sendirinya. Padahal, gamelannya hanya dimainkan saat ada acara-acara tertentu. Penjaga tersebut mengaku sering mendengar bunyi gamelan pukul dua dini hari. Seperti suara mistis gamelan Lokananta, suara gamelan di rumah Soeharto juga terdengar indah karena nada dan irama yang tepat.

Pegunungan

Tidak lain tidak bukan, gunung juga merupakan tempat di mana para pengunjung sering mendengar suara-suara mistis yang sumbernya kasat mata. Selain suara tangisan atau permintaan tolong, suara gamelan nan merdu juga kerap terdengar di pegunungan Indonesia. Pada tahun 2020, sempat ada video berupa pemandangan puncak Gunung Mananggel, Cianjur yang viral di TikTok. Video itu viral karena para pengguna TikTok mengaku mendengar suara gamelan dari video tersebut. Orang yang mengunggah video tersebut pun baru menyadari suara tersebut setelah diberi tahu oleh para penonton. Namun, ia berkata bahwa ia sering mendengar suara gamelan saat mendaki gunung-gunung lain.

Selain Gunung Mananggel, Gunung Salak dan Gunung Slamet juga terkenal dengan kemistisannya. Konon, suara gamelan dan suara riuh yang menyerupai keramaian pasar sering terdengar di gunung-gunung tersebut sekitar waktu magrib. Menurut beberapa orang, suara gamelan di pegunungan menandakan bahwa makhluk penghuni gunung tersebut menerima kedatangan para pendaki. Ada juga yang mengatakan bahwa suara-suara mistis di pegunungan terjadi karena otak manusia kekurangan asupan oksigen di puncak gunung sehingga menyebabkan halusinasi.

Itu dia sedikit cerita mengenai gamelan dan kisah-kisah mistisnya di beberapa tempat. Dari cerita-cerita yang beredar, suara gamelan biasanya terdengar indah dan merdu walaupun tidak terlihat siapa pemainnya. Uniknya, mayoritas kisah mistis yang beredar berasal dari Jawa Tengah dan Jawa Barat. Padahal, gamelan juga merupakan alat musik tradisional Bali. Mungkin, masih ada kisah mistis lain terkait gamelan dari daerah lain ya, Sobat Atourin. Yuk, berbagi cerita kalau kalian ada yang tahu. Kalau takut, nanti Atourin temani deh untuk menelusuri kisah mistis lainnya. Jangan lupa untuk simak terus cerita, rekomendasi wisata, dan tips-tips dari Atourin!