Dieng Culture Festival 2026 yang berlangsung pada 28 sampai 30 Agustus di Dataran Tinggi Dieng, Banjarnegara, tahun ini didukung Atourin sebagai Official Technology Partner. Selain mengelola sistem ticketing digital, Atourin menghadirkan dua teknologi pengukuran di festival budaya yang masuk Top 10 Karisma Event Nusantara ini: People Counting untuk menghitung pengunjung secara real time dan ARTI Carbon Calculator untuk menghitung jejak karbon penyelenggaraan.
People Counting, Menghitung Pengunjung Dieng Culture Festival 2026 Secara Real Time

Selama ini, jumlah kunjungan festival di Indonesia umumnya diestimasi secara manual. Di Dieng Culture Festival 2026, Atourin menerapkan People Counting, sistem penghitungan pengunjung berbasis computer vision yang terpasang di sejumlah titik area festival. Sistem ini merekam jumlah kunjungan dan tingkat kepadatan area sepanjang hari, lalu menampilkannya dalam dashboard yang dapat dipantau penyelenggara secara langsung.
Data yang dihasilkan membantu penyelenggara mengatur alur pengunjung, mengelola kapasitas area, dan menjadi dasar evaluasi yang terukur untuk penyelenggaraan tahun berikutnya. Bagi pemerintah daerah, data kunjungan yang presisi juga menjadi acuan dalam mengukur dampak festival terhadap pariwisata Dieng.
Jejak Karbon Festival Dihitung dengan ARTI Carbon Calculator
Melalui program Atourin Regenerative Tourism Initiative (ARTI), Atourin menghitung jejak karbon penyelenggaraan festival yang mencakup transportasi pengunjung, penggunaan listrik, dan timbulan sampah. Hasil penghitungan ini menjadi dasar penyelenggara untuk merencanakan langkah pengimbangan emisi, misalnya melalui penanaman pohon di kawasan Dieng.
Penghitungan jejak karbon ini sejalan dengan tema festival tahun ini, Spirit of Harmony, yang menempatkan keselarasan antara manusia, budaya, dan alam sebagai pesan utama.
Ticketing Digital untuk Peserta Festival

Sebagai mitra ticketing, Atourin menyediakan Paket Partisipan yang mencakup tiket masuk Candi Arjuna dan Kawah Sikidang, wristband akses festival, akses ritual cukur rambut gimbal, lampion, kaos edisi terbatas, dan asuransi. E-ticket dikirim otomatis ke WhatsApp dan email pembeli, lalu ditukar dengan wristband di Tourism Information Center Dieng.
“Festival budaya sebesar Dieng Culture Festival layak punya data yang sebaik acaranya. Dengan People Counting dan ARTI Carbon Calculator, penyelenggara dan pemerintah daerah kini punya angka pengunjung dan jejak karbon yang bisa dipertanggungjawabkan, bukan sekadar perkiraan,” ujar Benarivo Triadi Putra, CEO Atourin.
Dari Dieng untuk Event Pariwisata Indonesia
Dieng Culture Festival 2026 menjadi salah satu penerapan People Counting Atourin di rangkaian Karisma Event Nusantara, setelah sebelumnya digunakan di Festival Cisadane dan Asia Africa Festival, Atourin yang juga merupakan mitra Co-Branding Wonderful Indonesia, menargetkan teknologi pengukuran ini dapat diadopsi lebih banyak festival daerah agar dampak pariwisata Indonesia dapat diukur secara presisi.
Informasi lebih lanjut mengenai People Counting dan ARTI Carbon Calculator dapat diakses melalui atourin.com.
Atourin Jadi Official Technology Partner Dieng Culture Festival 2026, Hadirkan People Counting dan Penghitungan Jejak Karbon