Kalau ngomongin soal kuliner Indonesia, mungkin pikiran kita langsung tertuju pada kelezatan Rendang yang mendunia atau gurihnya Sate Ayam yang sering banget dibahas, atau bisa juga langsung kebayang manisnya Gudeg Jogja yang melegenda, setuju gak, Sob? Padahal, kekayaan kuliner Indonesia nggak berhenti di situ aja lhoh.
Hari ini kita mau bahas topik yang nggak kalah menarik dan bakal bikin Sobat Atourin semua terheran-heran. Pernah gak, Sobat Atourin kepikiran sarapan ulat pohon atau makan kelelawar bumbu santan? Yaps! Hari ini kita bakal keluar dari zona nyaman untuk menjelajahi kuliner ekstrem dari berbagai daerah pelosok di Nusantara. Mulai dari bahan-bahan yang tak terduga hingga cara pengolahan yang unik.
Penasaran ada apa aja? Yuk kita bahas!
10 Kuliner Ekstrem Nusantara:
1. Belalang Goreng

Belalang Goreng atau yang dikenal juga dengan nama Walang goreng, adalah makanan khas Gunung Kidul. Makanan ini terbuat dari belalang yang kemudian digoreng hingga kering. Kaya gimana rasanya? Banyak yang bilang walang goreng ini rasanya sebelas dua belas sama udang goreng crispy lhoh. Gurih yang meresap sampai kedalam dan sensasi kriuk yang bikin nagih. Tapi, perlu diperhatikan! Sama seperti udang, belalang goreng punya kandungan protein yang sangat tinggi. Buat Sobat Atourin yang punya riwayat alergi, sebaiknya hati-hati ya!
2. Cacing Tambelo

Gak cuma papeda dan ikan kuah kuning, Papua punya kuliner khas lainnya yang bisa Sobat Atourin coba! Salah satu yang cukup ekstrem adalah tambelo atau biasa disebut cacing ulat pohon bakau. Tambelo memiliki bentuk tubuh yang cukup menarik, yaitu memanjang dengan warna transparan dan tekstur berlendir. Bagian tubuh yang paling menarik adalah gigi yang memanjang. Tanpa perlu proses pengolahan yang panjang, Sobat Atourin bisa langsung memakannya usai mengeluarkan tambelo dari batang pohon bakau. Masyarakat setempat percaya, mengonsumsi tambelo dapat mengobati flu, demam, sakit kepala, malaria, dan dipercaya dapat bermanfaat bagi ibu hamil dan menyusui.
3. Paniki

Paniki merupakan makanan yang berasal dari Sulawesi Utara, tepatnya di Kabupaten Minahasa. Paniki merupakan olahan yang berbahan dasar daging kelelawar. Bukan sembarang kelelawar, daging kelelawar yang diolah menjadi hidangan ini adalah kelelawar pemakan buah. Daging paniki terlebih dahulu dibakar untuk menghilangkan bulu yang ada, kemudian dibersihkan, dipotong-potong, dan dimasukkan ke dalam santan dan bumbu rempah yang sudah ditumis sebelumnya.
4. Botok Tawon

Botok tawon, makanan khas Banyuwangi yang kerap dihidangkan dalam ritual adat, pernikahan, atau pada saat membangun rumah atau suatu usaha. Botok tawon adalah makanan yang terbuat dari sarang tawon yang dipotong-potong dan dicampur dengan bumbu halus, kemudian dikukus hingga matang dan berair. Cita rasanya getir dengan rasa kuah seperti sayur bening. Makanan ini dipercaya dapat mendatangkan kemudahan.
5. Sate Ulat Bulu

Purworejo, Jawa Tengah punya ulat bulu sebagai kuliner ekstrem mereka. Ulat bulu ini biasa diolah menjadi sate atau digoreng dengan bumbu rempah. Masyarakat setempat percaya bahwa hidangan ini dapat menyembuhkan sakit gigi. Ulat bulu yang diolah menjadi sate atau digoreng ini berasal dari famili Lyman tridae di pohon turi sehingga tidak menyebabkan gatal-gatal.
6. Kawok

Berasal dari Tomohon, Manado, Kawok merupakan hidangan ekstrem berbahan dasar tikus hutan berekor putih yang diolah bersama santan kental dan paduan rempah aromatik seperti serai, kemangi, hingga jahe merah. Proses memasak yang teliti dengan cara dipanggang dan dibumbui pekat menciptakan perpaduan rasa gurih dan sedap dengan sentuhan pahit yang khas, menjadikannya kuliner unik yang sangat digemari oleh masyarakat setempat maupun wisatawan yang cukup bernyali.
7. Sate Susu

Susu? dibuat sate? memangnya bisa? Nah meski dinamakan sate susu, makanan ini tidak terbuat dari air susu lhoh Sob! Makanan yang berasal dari Kampung jawa di Denpasar, Bali ini terbuat dari payudara sapi yang direbus lalu dipotong kecil-kecil. Tidak berhenti disitu aja, setelah dipotong-potong kecil sate ini dibumbui dengan campuran tepung beras, santan, dan aneka rempah sebelum dibakar dan disajikan.
8. Satai Biawak

Sate biawak merupakan kuliner ekstrem yang populer di wilayah Jawa Timur hingga Pandeglang, Banten, karena dipercaya memiliki beragam khasiat medis, seperti menyembuhkan penyakit kulit, meredakan asma, hingga meningkatkan stamina. Dari segi rasa, sate ini memiliki tekstur daging yang lembut menyerupai ayam atau kambing dan disajikan layaknya sate pada umumnya dengan balutan bumbu kacang atau sambal merah yang menggugah selera. Meski kaya akan manfaat dan rasa yang familiar, hidangan ini tetap perlu diwaspadai bagi mereka yang memiliki riwayat alergi terhadap daging reptil.
9. Otak Monyet

Di Pasar Tomohon, Sulawesi Utara, kamu juga bisa menemukan kuliner yang sangat kontroversial, yaitu otak monyet. Hidangan ekstrem ini biasanya disajikan bersama olahan kera panggang dan sering kali dicampurkan ke dalam berbagai masakan khas setempat untuk menambah cita rasa yang unik. Meski mengundang banyak perdebatan, otak monyet tetap menjadi salah satu incaran para pengunjung yang datang ke pasar tersebut karena rasa penasarannya yang tinggi.
10. Ampo

Ampo adalah camilan tradisional khas Tuban, Jawa Timur. Makanan ini berbahan dasar tanah liat dengan cita rasa yang unik. Ampo dipercaya dapat mengurangi rasa pahit pada makanan, mengobati berbagai macam penyakit, dan menyehatkan pencernaan. Ampo dibuat dengan memotong tipis tanah liat kemudian dibakar atau diasapi. Pengolahan tersebut menghasilkan rasa yang unik yaitu hambar, sedikit gurih dengan aroma tanah, dan tekstur yang renyah garing. Pada tahun 2014 lalu, ampo resmi ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda oleh Kementerian Pendidikan.
Wah unik-unik ya, Sob! Menjelajahi kuliner Indonesia memang gak ada habisnya, mulai dari yang paling banyak diminati dan sudah dikenal sampai ke kancah internasional hingga yang ekstrem sekalipun. Semuanya memperkaya kebudayaan Indonesia yang kita miliki.
Diantara semua makanan yang udah kita bahas, mana nih yang menurut kamu paling menarik buat dicobain? Ketik di kolom komentar yuk!