
Ciamis, 18 September 2026 — Setelah menjelajahi Desa Wisata Kaduela, rangkaian Familiarization Trip (Famtrip) berlanjut ke Desa Wisata Selamanik, Kabupaten Ciamis, pada Jumat, 18 September 2026. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Atourin bersama Bank Indonesia sebagai bagian dari program pengembangan Desa Wisata Ramah Muslim Unggulan di Jawa Barat.
Jika Kaduela menawarkan pengalaman wisata alam dan petualangan, Selamanik menghadirkan sisi lain dari pengalaman desa wisata. Mulai dari aktivitas menangkap ikan, mengenal budidaya jamur tiram, hingga mencoba berbagai produk UMKM lokal, peserta diajak melihat lebih dekat bagaimana aktivitas sehari-hari masyarakat dapat menjadi bagian dari pengalaman wisata.
Menangkap Ikan dan Menyiapkan Liwet
Setibanya di Desa Wisata Selamanik, peserta langsung diajak mengikuti aktivitas menangkap ikan dan menyiapkan liwet.
Bukan sekadar menikmati makanan, aktivitas ini memberikan pengalaman untuk terlibat langsung dalam proses yang dekat dengan kehidupan masyarakat desa. Peserta dapat merasakan bagaimana kegiatan sederhana di lingkungan lokal dapat dikemas menjadi aktivitas wisata yang interaktif.
Mengenal Budidaya Jamur Tiram

Perjalanan kemudian berlanjut dengan edukasi budidaya jamur tiram. Peserta diajak mengenal proses budidaya sekaligus melihat potensi pertanian lokal yang dikembangkan oleh masyarakat.
Aktivitas ini menjadi salah satu contoh bagaimana kegiatan produktif masyarakat dapat dikembangkan menjadi pengalaman edukatif bagi wisatawan.
Dari Pupuk Organik hingga Produk UMKM
Tidak berhenti pada budidaya jamur, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai pupuk organik. Pengetahuan mengenai pengelolaan dan pemanfaatan bahan organik menjadi bagian dari pengalaman yang ditawarkan selama kunjungan.
Setelah itu, peserta diajak mengenal produk UMKM melalui edukasi UMKM tahu crispy. Produk olahan lokal ini memperlihatkan bagaimana potensi bahan pangan dapat dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai tambah sekaligus menjadi bagian dari pengalaman wisata.
Mengenal Potensi Kinci Selamanik
Rangkaian Famtrip kemudian ditutup dengan edukasi kinci, memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengenal lebih jauh salah satu potensi lokal yang dimiliki Desa Wisata Selamanik.
Berbagai aktivitas tersebut memperlihatkan bahwa pengalaman di desa wisata tidak selalu harus berupa kunjungan ke destinasi besar. Aktivitas masyarakat, pengetahuan lokal, hingga produk UMKM juga dapat menjadi daya tarik ketika dikemas menjadi pengalaman yang menarik bagi wisatawan.
Melihat Langsung Kehidupan dan Potensi Desa

Melalui Famtrip ini, peserta mendapatkan kesempatan untuk melihat lebih dekat berbagai potensi yang dimiliki Desa Wisata Selamanik. Dari aktivitas menangkap ikan hingga mengenal proses budidaya dan produk olahan masyarakat, setiap kegiatan membawa peserta lebih dekat dengan keseharian warga.
Bagi Atourin dan Bank Indonesia, kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk memperkenalkan potensi desa wisata sekaligus mendorong pengembangan pengalaman wisata yang melibatkan masyarakat secara langsung.
Dengan kekayaan aktivitas berbasis masyarakat, edukasi, serta produk lokal yang dimiliki, Desa Wisata Selamanik menunjukkan bahwa pengalaman wisata bisa tumbuh dari kehidupan sehari-hari masyarakat desa.