Sobat Atourin, siapa disini yang kalo liburan sukaa banget ke Bali? pengen cari tempat main selain pantai di Bali, tapi tetap mau yang indah dan berkesan? Kali ini Atourin punya rekomendasi tempat yang harus Sobat Atourin coba kunjungi kali lagi di Bali tapi bukan pantainya. Heummm, emamg ada ya tempat menarik di Bali selain pantainya? Apa ya kira-kira? Kepoin yukk!

Desa Wisata Sibetan

Sobat Atourin pernah denger tentang Desa Wisata Sibetan? Desa wisata yang terkenal dengan daerah penghasil salak ini terletak di Kecamatan Bebandem, Karangasem, Bali. Desa Wisata Sibetan merupakan pusat agrowisata salak terkenal dengan area seluas 234 hektar. 15 varietas salak yang di kelola secara organik menjadi ragam daya tarik dan keunikan yang dimiliki. Berlokasi di ketinggian 400-600 mdpl dengan wilayah geografis yang berbukit, membuat desa wisata ini mampu menyuguhkan pesona alam yang menawan.

Letaknya yang berdekatan dengan Gunung Agung membangun sisi spiritualitas yang kental dan mampu menambah pengalaman unik liburan kamu. Suasana pedesaan yang asri, kehidupan sehari-hari warga yang penuh kehangatan bisa Sobat Atourin rasakan ketika berkunjung. Selain keindahan alam yang ditawarkan, desa wisata ini juga menajdi salah satu desa wisata yang memiliki keungggulan budaya yang tak kalah menarik. Desa Wisata Sibetan menjadi destinasi wisata yang tepat buat Sobat Atourin yang lagi penegn menjelajahi sisi lain dari Pulau Dewata Bali yang masih alami dan jauh dari keramaian.

Daya Tarik Unggulan Sibetan

1. Agrowisata Salak

Yaps, seperti yang tadi diawal sudah disinggung, Desa Wisata Sibetan merupakan desa wisata yang terkenal sebagai pusat budidaya salak terbaik dan bahkan terbesar di Bali. Gak cuma karena luasnya perkebunan salak yang dimiliki, tapi juga karena banyaknya varietas salak yang dihasilkan menjadi keunggulan dari desa wisata pusat budidaya salak ini. Mulai dari salak merah, salak pade, salak gondok, dan bahkan salak gula pasir yang manis, renyah dan berukuran kecil, dibudidayakan secara organik di desa ini. Sobat Atourin akan diajak untuk memetik langsung buah salak dari kebunnya, mempelajari cara pengolahannya, serta mencicipi berbagai olahan salak lokal, seperti manisan salak.

2. Bukit Nampo

 

Untuk sedikit menghela napas dan melepas penat dari lelahnya bekerja, Bukit Nampo atau yang juga dikenal sebagai Bukit Surga menawarkan pemandangan Bali Timur dari puncak. Hamparan hijau perkebunan salak, lembah yang menawan, dan Samudra Hindia dari ketinggian ditemani dengan indahnya mentari pagi akan memanjakan mata dan menolong Sobat Atourin melepas stress.

3. Bukit Pemukuran

Buat Sobat Atourin yang lagi cari aktivitas fisik, Bukit Pemukuran adalah destinasi trekking populer yang menawarkan petualangan mendaki dengan rute yang cukup menantang. Ketika sampai di puncak, semua keringat akan terbayar lunas oleh indahnya pemandangan yang menakjubkan mulai dari pegunungan hingga lautan, serta akan disuguhi keindahan Gunung Agung yang menjulang tinggi.

3. Kuliner Khas; Blayag

Kalo ngomongin soal kuliner khas Bali, yang langsung muncul di benak Sobat Atourin apsti Ayam Betutu, Sate Lilit, Nasi Campur Bali, atau Nasi Jinggo. Tapi, Sobat Atourin pernah denger gak tentang Blayag? Blayag ini merupakan salah satu kuliner khas dari Bali lhoh! Blayag merupakan ketupat lonjong yang dibungkus daun janur atau ambu yang disajikan dengan aneka lauk seperti urap sayuran, ayam suwir, sambal, dan kuah kuning kental dari bumbu bali (base genep), serta santan. Gurihnya rempah dengan tekstur yang lembut sangat disayangkan kalau Sobat Atourin lewatkan. Awalnya merupakan simbol kesuburan dalam ritual adat, hidangan ini kini bertransformasi menjadi kuliner favorit wisatawan.

5. Tradisi dan Kebudayaan

Kekayaan budaya yang masih dilestarikan dengan baik oleh penduduknya, menjadi point plus Desa Wisata Sibetan. Di sini Sobat Atourin dapat menyaksikan dan berpartisipasi dalam atraksi tradisi budaya seperti upacara adat, tarian bali, dan kerajinan tangan yang dibuat dengan teknik yang amsih tradisional. Atraksi ini akan menambah wawasan Sobat Atourin mengenai kehidupan masyarakat Bali yang kental dengan nilai-nilai spiritualitas.

Wah banyak hal menarik yang bisa Sobat Atourin dapatkan dengan berkunjung ke Desa Wisata Sibetan yaaa! Sebelum datang berkunjung, Sobat Atourin perlu tau kapan waktu terbaik buat main di Desa Wisata Sibetan nih, biar pengalaman yang didapat makin berkesan! kapan yaa? Nah, waktu terbaik buat berkunjung ke Desa Wisata Sibetan ini adalah ketika musim panen salak. Mengingat Desa Wisata Sibetan adalah pusat bubidaya dalak, datang saat musim panen akan memberikan pengalaman maksimal. Untuk itu Sobat Atourin disarankan untuk datang pada:

Januari – Maret: ini adalah puncak musim salak, sehingga Sobat Atourin akan melihat pohon-pohon penuh buah dan bisa merasakan sensi petik langsung di kebun.

Oktober – Desember: Musim panen kedua yang juga cukup berlimpah.

Ternyata, Bali masih puny banyak hidden gem yang menunggu untuk dijelajahi, salah satu diantaranya adalah Desa Wisata Sibetan. Perpaduan agrowisata yang unik, keindahan alam, hingga kuliner yang menggugah selera, Desa Wisata Sibetan bisa jadi jawaban buat liburan bali yang berbeda dari biasanya. Yuk, mulai atur jadwal untuk mendapat pengalaman unik yang berkesan di Desa Wisata Sibetan tahun ini! Happy traveling, Sobat Atourin!